Mengidentifikasi Buku

Perlakukanlah buku dengan baik. Seperti manusia, buku juga membutuhkan identitas. Identitas buku berupa katalog. Ibarat tanda pengenal pada manusia, katalog juga memiliki isian data. Membuat katalog (katalogisasi) bagi sebagian orang terasa sulit. Sesungguhnya membuat katalog buku semudah memberikan identitas pada manusia. Berikut identitas buku (katalog) yang diserupakan dengan identitas manusia (tanda pengenal) :



1. judul = nama
2. nama pengarang = nama orang tua
3. tanggal terbit = tanggal lahir
4. cetakan ke- = anak ke-
5. penerbit = bidan/dokter yg membantu melahirkan
6. jumlah halaman = berat badan
7. tinggi buku/matra buku = tinggi badan
8. ISBN = no induk kependudukan
9. kota penerbit = kota kelahiran
10. subjek = tanda lahir

Berikut contoh sebuah katalog :

La Tahzan / 'Aidh Al Qarni
--Cet 47-- Jakarta
Qisthi Press, 2004
xxvii + 568 hal.; 24 cm

ISBN 979-3715-05-7

I. Judul
1. Islam
2. Motivasi
..
                                                                 297

Katalog tersebut dimasukkan ke dalam kotak katalog sesuai urutannya, sehingga mudah dalam pencarian. Akan lebih baik jika diberi klasifikasi. Namun untuk melakukan klasifikasi, kita memerlukan keahlian dan panduan (buku klasifikasi). Hal ini akan dibahas di lain waktu, karena ada banyak metode klasifikasi, baik yang umum/standar maupun yang personal/spesifik.

Dengan identifikasi dan pembuatan katalog, maka resmi sudah buku yang berada di perpustakaan pribadi kita. Buku tanpa identitas dan katalog, ibarat manusia tanpa identitas dan kartu pengenal. Manusia senang dihargai dan diberi status, begitu juga dengan buku. [*v*]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perokok yang Menyebalkan (Etika Merokok)